Tahukah Anda tentang mobil Nissan Grand Livina ? Mungkin banyak yang sudah tahu, tapi ada juga yang belum tahu. Yang jelas, harga mobil itu mahal, kalau bekas langsiran tahun 2007 harganya sekitar Rp 150 juta. Tentu saja enak, punya mobil sebagus itu. Maka kalau kita punya mobil seperti itu, pasti sangat senang dan pasti akan disayangi, dipelihara, dijaga jangan sampai hilang dan dipercantik dengan segala macam asesoris.
Bayangkan, bila mobil kesayangan itu kemudian diminta oleh seseorang. Tentu sangat berat bahkan pasti akan menolak permintaan itu dan bila perlu mempertahankan dengan segala daya dan kekuatan. Tapi itu tidak terjadi pada sepasang suami istri yang hadir dalam acara pengajian Ustad Yusuf Mansyur di Hotel Regent, Senin 3 Agustus 2009 lalu.
Usai memaparkan tentang manfaat sedekah, Ustad Yusuf Mansyur menantang para hadirin, siapa yang mau menyumbangkan hartanya untuk pembangunan pesantren penghafal Al Quran yang akan dibangun di Malang. Tak lupa Ustad Yusuf membaca ayat yang menyebutkan tidak disebut perbuatan baik sebelum menginfakkan sesuatu yang dicintainya di jalan Allah.
Ustad Yusuf bertanya, siapa diantara hadirin yang memiliki mobil ? Banyak yang angkat tangan. Ketika ditanya lagi diantara hadirin yang punya mobil dengan BPKB-nya ? Tidak banyak yang angkat. Maklum, banyak yang punya mobil hasil kreditan, atau punya mobil tapi BPKB-nya ’’disekolahkan’’ entah di mana. ’’Apakah ada yang bersedia untuk menginfakkan mobilnya untuk kepentingan jalan Allah,’’ tanya ustad muda berwajah imut itu.
Diantara sedikit orang yang memiliki mobil lengkap dengan BPKB itu, ada seorang wanita berjilbab yang angkat tangan siap menginfakkan hartanya. Maksud Ustad Mansyur, tidak semua mobilnya. Wanita itu kemudian menunjuk suaminya yang duduk di depan untuk maju ke depan memenuhi panggilan Ustad Mansyur. Di hadapan ustad muda itu, pria berbaju takwa itu siap menginfakkan Nissan Grand Livina untuk pesantren yang akan dibangun di Malang.
Mendengar itu, bulu kuduk saya berdiri, merinding. Ustad Mansyur pun mengucap subhanallah. Keheranan tidak berhenti sampai di situ, dari tempat duduknya di bagian belakang, sang istri berdiri sambil mengatakan, dia punya tanah seluas 800 meter yang siap disumbangkan untuk pesantren. Keharuan pun menyeruak di hall hotel tersebut. Luar biasa, baru sekali ini saya bertemu orang yang begitu loman dalam bersedekah. Dengan modal mobil dan tanah 800 meter itulah pesantren penghafal Al Quran akan segera dibangun di Malang.
Ustad Mansyur mash terus ’’memprovokasi’’ hadirin, siapa yang mau mengikuti jejak suami istri tersebut. Beberapa perempuan maju ke depan sambil melepas perhiasannya, cincin, gelang dan sejenisnya. Seorang ibu bahkan sudah menyiapkan tas kecil berisi beberapa perhiasan yang langsung diserahkan. Sedangkan yang lain diminta menulis nama, nomor telepon dan nominal rupiah yang akan disumbangkan.
Tausiyah Ustad Yusuf ternyata mampu menggerakkan hati hadirin untuk memenuhi panggilan Allah menyedekahkan hartanya untuk kepentingan Allah. Sepertinya mereka tidak sayang dengan apa yang mereka miliki, karena mereka yakin dengan balasan yang akan diberikan Allah. Balasan itu bisa spontan di dunia dan yang pasti di akhirat nanti. Itulah bagian dari iman kepada yang ghaib, sesuatu yang tidak bisa digagas dengan akal, tapi nyata dan pasti akan terjadi. Jadi, tak perlu dipikir, apakah sedekah dan infak kita akan dibalas atau tidak. Pasti.
Tidak ada dalam sejarah umat manusia, orang menjadi fakir hanya karena sedekah. Yang terjadi justru sebaliknya, hartanya semakin bertambah, hidupnya semakin tenang,bahagia dan keluarga tentram. Tidak percaya ? Coba saja. Tapi saya masih menyimpan satu penyesalan, saat mencatatkan nama, saya hanya menuliskan angka satu dengan enam nol di belakangnya.

alhamdulillah, masih banyak jiwa-jiwa dengan sedekahnya
Oleh: sunarnosahlan on Agustus 8, 2009
at 11:55 pm
dahsyat tenan pak!
Oleh: Nisa on Agustus 16, 2009
at 1:46 am
saya juga dateng ke acara itu, pak.. Dan emang bener, waktu itu merinding banget, bahkan sampe nangis.
Oleh: Anindya on Agustus 20, 2009
at 9:19 am
Saya mengucapkan SELAMAT menjalankan PUASA RAMADHAN.. sekaligus Mohon Maaf Lahir dan Bathin jika ada kata kata maupun omongan dan pendapat yang telah menyinggung atau melukai perasaan para sahabat dan saudaraku yang kucinta dan kusayangi.. semoga bulan puasa ini menjadi momentum yang baik dalam melangkah dan menghampiriNYA.. dan menjadikan kita manusia seutuhnya meliputi lahir dan bathin.. meraih kesadaran diri manusia utuh.. meraih Fitrah Diri dalam Jiwa Jiwa yang Tenang
Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabat Sahabatku terchayaaaaaank
I Love U fullllllllllllllllllllllllllllllll
Oleh: KangBoed on Agustus 20, 2009
at 12:03 pm
saya tertarik dengan ceramah Ustad Yusuf Mansyur, tapi saya belum puas karna belum ketemu langsung. bisa dikirim alamat email nya ga?
Oleh: anie on Agustus 26, 2009
at 7:43 am
Ustad Yusuf Mansyur bisa ditemui di Facebooknya
Oleh: caknun on September 10, 2009
at 3:57 am
saya juga butuh hal yang sama dengan mbak anie.. saya ingin ikut taklim beliau jadi bisa denger secara langsung.. saya cari2 via google gak ketemu2 jadwal ceramah Ustad Yusuf Mansur itu dimana aja dan kapan
Oleh: Jamal on September 9, 2009
at 2:26 am
Sama Mas Jamal, bisa diakses di Facebook beliau, banyak tulisan dan ceramah (video) beliau
Oleh: caknun on September 10, 2009
at 3:58 am
setelah menbaca artikel diatas rasanya ingin menangis, marilah kita berlomba – lomba bersedekah dengan keikhlasan hati
Oleh: esti tri handayani on September 10, 2009
at 2:38 am
Assalaamu’alaikum
Mudahan Allah swt memudahkan urusan sesiapa sahaja yang menginfakkan hartanya pada jalan Allah walau hanya sedikit apatah lagi yang banyak. Amiin… mudahan kita bersama untuk meninggikan syiar Islam dan menebarkan betapa cantiknya akhlak insaniah yang dibina melalui kecintaan kepada Allah swt dan Rasul-Nya.
Oleh: Siti Fatimah Ahmad on September 26, 2009
at 1:49 pm
subhanallah, msh ada orang2 sebaik beliau, mudah2an beliau2 hanya mengharap ridha Allah semata, amin……….
Oleh: muhammad on Oktober 9, 2009
at 3:38 pm
Insya Allah semua menjadi berkah, Alhamdulillah masih banyak yang ingat tentang makna sedekah.
Saya yakin dengan bismillah dan keyakinan bahwa itu bisa membuat orang hidup lebih baik apa yang kita sedekahkan mendapat ridho Allah.
Terima kasih keapda Ustad Yusuf Mansyur yang Insya Allah mengingatkan kita arti sedekah dalam kehidupan…. wass – JOE
Oleh: joe rumagit on November 12, 2009
at 3:06 am