Oleh: husnun | Januari 18, 2008

aremania tolak sanksi zalim pssi

GAJAYANA – Niat Aremania untuk memperjuangkan nasibnya dari tindakan sewenang-wenang PSSI tak pernah surut. Mereka tetap menolak keputusan Komdis PSSI yang menghukum tiga tahun tidak boleh menyaksikan pertandingan Arema di seluruh wilayah Indonesia. Ratusan Aremania kemarin menggelar acara di Stadion Gajayana kemarin. Acara itu terasa istimewa karena diisi orasi oleh tiga kepala daerah, wali kota Malang Peni Suparto, wali kota Batu Eddi Rumpoko dan bupati Malang yang diwakili Ketua KONI Bambang Sugeng.

 Acara yang mengundang tiga kepala daerah di Malang Raya itu diwarnai semangat heroisme. Yel-yel Hidup Arema terus menggema di lapangan sepak bola Stadion Gajayana. Pertemuan yang jarang-jarang terjadi ini berkaitan dengan peristiwa rusuh Kediri akibat kepemimpinan wasit Jajat Sudrajat yang dinilai banyak pihak menyebabkan amuk Aremania di Stadion Brawijaya, Kediri.

 Tiga kepala daerah itu sepakat menyatakan ada semacam skenario sistemik untuk menghadang Arema agar tidak juara. Arema dizalimi ! Itulah kesimpulan yang diambil oleh tiga kepala daerah tersebut. Baik Bambang Soegeng, Eddy Rumpoko dan Peni Suparto sepakat akan menuntut kejelasan kepada PSSI.

 Bahkan, Peni Suparto, baik disertai atau tidak oleh Bupati Malang dan Wali Kota Batu siap datang ke Jakarta menemui Menteri Pemuda dan Olahraga. “Saya akan datang ke Jakarta menemui Menpora. Kami akan menuntut keadilan kepada PSSI. Sudah jelas Arema dizalimi. Kita tunggu pembicaraan lebih lanjut antara kami (tiga kepala daerah, red) dengan para Korwil Arema,” tandasnya dengan suara keras.

 Ketiga kepala daerah itu  sepakat mendukung langkah Aremania yang menolak keputusan Komdis PSSI ya  ng menjatuhkan sanksi tiga tahun, pasca-tragedi ‘’Brawijaya Berdarah’’ Rabu lalu. Bahkan para Aremania menganggap saat ini mereka tengah dizalimi oleh PSSI. Bukan hanya saat ini, tapi setiap musim kompetisi Arema selalu dizalimi oleh otoritas sepak bola nasional itu.

 ‘’Saya mendukung langkah Aremania untuk menuntut keadilan atas tindakan PSSI yang sewenang-wenang. Kalau Persema kalah, saya sedih. Begitu juga kalau Arema kalah, hati saya sakit, apalagi kekalahan itu terjadi melalui cara-cara yang tidak adil. Saya menyaksikan, bagaimana wasit memperlakukan Arema dengan tidak adil,’’ ujar wali kota yang akrab disapa Inep itu dengan berapi-api.

 Dia menyebut kerusuhan itu tidak terjadi kalau wasit tidak melakukan tindakan yang merugikan Arema. Bahkan dia mempertanyakan adanya konspirasi di balik keputusan wasit yang menganulir tiga gol Arema. Kalau yang dianulir satu gol, mungkin tidak menjadi masalah, tapi wasit telah membatalkan tiga gol Arema. ‘’ Patut dipertanyakan, ada apa ini. Sepertinya mereka tidak mau kalau Arema menang,’’ tambahnya.

 Kepada Aremania dia mengatakan, keputusan Komdis PSSI yang menghukum mereka tiga tahun tidak boleh menyaksikan Arema, merupakan keputusan yang tidak adil. Untuk itu dia mendukung langkah Aremania yang ingin pergi ke Jakarta memprotes keputusan tersebut. Komdis tidak bisa mengambil keputusan sepihak, tapi harus mendengarkan dari Aremania, mengapa mereka sampai melakukan tindakan tersebut. Dia siap membantu para Aremania yang ingin ngeluruk PSSI di Jakarta. Bahkan kepada Malang Post dia berpesan, kalau butuh bantuan untuk pemberangkatan Aremania ke Jakarta, dia siap membantu.

 Hal yang sama juga dikemukakan Bambang Sugeng yang mewakili bupati Malang Sujud Pribadi. Sebenarnya Sujud ingin hadir bersama Aremania di Gajayana, tapi karena ada tamu yang tidak bisa ditinggal, dia diberi tugas untuk mewakili. Aremania, kata Bambang Sugeng, sudah menjadi milik warga di Malang Raya, termasuk di Kabupaten Malang. Maka, dia mendukung langkah Aremania yang ingin ngluruk PSSI. Meskipun demikian, dia meningatkan agar para korban kerusuhan itu bisa segera dibantu. ‘’Termasuk yang saat ini ditahan di Polresta Kediri agar bisa mendapat bantuan hukum,’’ kata Sugeng.

 Wali kota Batu Eddi Rumpoko yang datang belakangan tak kalah semangat mendukung Aremania. Dengan pakaian yang khas, celana jins dan kaus polo, wali kota mbois itu mengaku amat prihatin dengan nasib yang dialami Arema dan Aremania. Dia mempertanyakan, ada apa di balik keputusan yang kontroversial itu. ‘’Saya siap membantu kalau teman-teman Aremania akan pergi ke Jakarta,’’ tegas Eddi.

 Pendiri Arema Lucky Acup Zaenal tampil memukau dengan kalimatnya yang khas membakar semangat Aremania. ‘’Raga saya mungkin tidak bersama kalian, tapi hati saya tetap bersama kalian, Aremania, di manapun kalian berada. Sakit rasanya hati saya mendengar keputusan itu. Meskipun saya tidak bisa melihat, tapi saya bisa merasakan betapa sakitnya mendapat keputusan itu,’’ katanya.

 Meskipun demikian, baik Lucky maupun tiga kepala daerah itu berpesan kepada Aremania agar bisa mengendalikan diri. Boleh kecewa tapi jangan terpancing untuk melakukan tindakan-tindakan yang justru bisa merugikan para Aremania. ‘’Lek koen anarkis, ditahan polisi. Iya kalau tahanannya jadi satu dengan Nurdin Halid,’’ kata tokoh Aremania, Ovan Tobing. ‘’Diambleki ae bos,’’ sahut Aremania.

 Acara yang diisi dengan orasi yang membakar semangat itu akhirnya diakhiri dengan doa yang dibacakan oleh Faisal dari Aremania Kampus Putih UMM. Saat berdoa, dosen FE UMM itu tak kuat menahan tangisnya. Tak ayal hal itu membuat para pejabat dan Aremania larut dalam keharuan, bahkan tak sedikit yang menitikkan air mata. ‘’Ya, Allah, saat ini kami dizalimi oleh orang-orang yang berkuasa. Tolonglah kami Ya Allah dari tindakan penguasa yang zalim,’’ ucapnya terbata-bata. (malang post)

 

 

 


Responses

  1. mEskipun ga suka bola
    ga pErnah nonton Arema langsung @ lapangan hijau…
    sEbel juga ngedenger sanksi kEjam itu…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: