Oleh: husnun | September 26, 2008

IBSN : Suap dan Kontroversi Man Aradad Dunya……

Menarik sekali membaca Tempointeraktif edisi 25 September 2008. Di kolom sebelah kanan ada sebuah artikel yang ditulis oleh Mufid A Busyairi anggota FKB DPR RI yang berjudul Super Toy dan Tanggung Jawab Negara. Sebuah artikel menarik yang mengupas geger padi Super Toy yang sempat menyeret nama Presiden SBY. Sebagai anggota dewan yang membidangi masalah pertanian, penulisnya cukup menguasai masalah benih padi yang belakangan jadi pembicaraan hangat.

Sebenarnya sebelum Super Toy muncul ke permukaan, sudah banyak penelitian yang menghasilkan benih padi unggul. Hanya saja kurang mendapat perhatian. Penulis juga mengritik presiden yang namanya ikut disangkutkan dalam masalah Super Toy yang mengundang kontroversi itu.

Artikel itu kemudian ditutup dengan sebuah paragraph. Super Toy memberi pelajaran agar pemerintah bersikap rasional di hadapan beragam tawaran solusi atas permasalahan negeri ini. Lembaga-lembaga riset yang mengembangkan ilmu pengetahuan dengan berbagai penelitian seharusnya mendapat tempat yang terhormat sebab man aradad dunya, fa ‘alaihi bil ‘ilmi. Wa man aradal akhirata, fa ‘alaihi bil ‘ilmi. Waman aradahuma fa ‘alaihi bil ‘ilmi. Barangsiapa yang ingin meraih kesuksesan dunia, maka harus dengan ilmu. Barangsiapa ingin meraih kesuksesan akhirat, maka harus dengan ilmu. Dan barangsiapa yang menginginkan keduanya, maka harus dengan ilmu.

Sebenarnya yang menarik bukan soal artikel tersebut, tapi yang membuat saya terusik adalah berita utama Tempointeraktif yang membuat daftar para anggota dewan yang menerima suap dalam kasus pelepasan hutan lindung Tanjung Api-api. Dalam berita itu disebut, Mufid A Busyiri merupakan anggota Komisi IV DPRD RI yang ikut menerima uang suap tersebut. Jumlahnya sih tidak besar, ‘’cuma’’ Rp 25 juta. Hah ? Rp 25 juta dibilang ‘’cuma.’’ Ya, karena itu baru penyerahan termin pertama. Setelah itu, kita tidak tahu. Menilik dari hadits yang dikutip beliau di akhir artikelnya, tampaknya memang benar, semua pekerjaan itu ada ilmunya. Barang siapa menerima suap, harus dengan ilmunya ?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: